Tutorial Blog

Sedikit Sharing Cara memisahkan swakelola dan pemilihan penyedia dalam aplikasi SIRUP

Nah di Tutorial Blog saya Ini akan Menguraikan Bagaimana Tata Cara memisahkan swakelola dan pemilihan penyedia dalam aplikasi SIRUP? , Tentu Pertanyaan Bersifat Teknis , Maka Sebaiknya Kita Gunakan Pedoman Petunjuk Pada Aplikasi Sirup Berwenang yaitu Lembaga LKPP, Untuk Itu Saya Sekedar Sharing dan Pemahaman Sehingga Kita Bisa Mengkoreksi dan Memperbaiki Bersama sesuai dengan Petunjuk Pengisian yang paling Berwenang Lembaga LKPP.  

Klasifikasi Jenis Belanja Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah Paragraf 2 Belanja Langsung Pasal 50 Kelompok belanja langsung dari suatu kegiatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 36 ayat (1) huruf b dibagi menurut jenis belanja yang terdiri dari:

a. belanja pegawai;

b. belanja barang dan jasa; dan

c. belanja modal.

Jika Disesuaikan Kode Jenis Belanja beserta Kegiatan Swakelola dan Penyedia merupakan kegiatan berdasarkan komponen-komponen Sebagai Berikut :

‘1. KEGIATAN SWAKELOLA MURNI

  • Swakelola adalah Pengadaan Barang/Jasa dimana pekerjaannya direncanakan, dikerjakan dan/atau diawasi sendiri oleh K/L/D/I sebagai penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah. Kegiatan Sirup Swakelola Murni Yang diumumkan merupakan Kegiatan Yang ada Di Instansi Pemerintah Tersebut diantarannya  :
  • Belanja Kepegawaian 5.2.1  dengan Sub Bidang Honorarium PNS dan Non PNS 5.2.1.01 dll, Sehingga Hanya Tertuang di Kode 5.2.1 Yaitu Belanja Kepegawaian
  • Belanja Barang dan Jasa 5.2.2 Belanja Barang dan Jasa Yang Khusus dengan Kode Belanja 5.2.2.15 Belanja Perjalanan Dinas, Sehingga Kode 5.2.2 Tentang Belanja Barang dan Jasa Yang Dikhususkan untuk Belanja Perjalanan Dinas Saja.


2. KEGIATAN SWAKELOLA PENYEDIA

Swakelola adalah Pengadaan Barang/Jasa dimana pekerjaannya direncanakan, dikerjakan dan/atau diawasi sendiri oleh K/L/D/I sebagai penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah lain dan/atau kelompok masyarakat. Sehingga klasifikasi Kelompok Masyarakat Seperti KLDP Lain/Ormas dan Pokmas Beserta Organisasi Masyarakat dan Dengan Kelompok Masyarakat.

Kegiatan Swakelola yang diumumkan pada bagian Swakelola di SiRUP merupakan kelompok kegiatan yang dapat terdiri dari (sebagian atau semua item di bawah ini):

  1. honor tim;
  2. belanja ATK;
  3. belanja bahan komputer;
  4. konsumsi rapat;
  5. biaya perjalanan dinas;
  6. sewa hotel;
  7. biaya operasional kendaraan dinas;
  8. biaya langganan dan daya (listrik, air, dan telepon).

Contoh :

Suatu kegiatan dalam DPA dengan judul kegiatan : Operasional  dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Kantor.

Total anggaran : Rp876.800.000,00 (Delapan ratus tujuh puluh enam juta delapan ratus ribu rupiah)

Rincian biaya dan uraian kegiatannya meliputi sebagai berikut:

  1. honor Tim = Rp85.000.000,00 (Delapan puluh lima juta rupiah);
  2. belanja ATK = Rp21.500.000,00 (Dua puluh satu juta lima ratus ribu rupiah);
  3. belanja bahan komputer = Rp32.500.000,00 (Tiga puluh dua juta lima ratus ribu rupiah);
  4. konsumsi rapat = Rp17.800.000,00 (Tujuh belas juta delapan ratus ribu rupiah);
  5. Pembelian Lemari Arsip = Rp185.000.000,00 (Seratus delapan puluh lima juta rupiah);
  6. Perjalanan dinas dalam negeri = Rp235.000.000,00 (Dua ratus tiga puluh lima juta rupiah);
  7. Biaya operasional kendaraan dinas = Rp300.000.000,00 (Tiga ratus juta rupiah)

Contoh kegiatan dalam DPA tersebut di atas dapat dipecah menjadi dua, yaitu : yang dilaksanakan secara Swakelola dan melalui Penyedia.

  1. Kegiatan Swakelola dengan Judul :  Operasional  dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Kantor, total pagu kegiatan sebesar Rp691.800.000,00 (Enam ratus Sembilan puluh satu juta delapan ratus ribu rupiah).

Rincian biaya dan uraian kegiatannya

  1. honor Tim = Rp85.000.000,00 (Delapan puluh lima juta rupiah);
  2. belanja ATK = Rp21.500.000,00 (Dua puluh satu juta lima ratus ribu rupiah);
  3. belanja bahan komputer = Rp32.500.000,00 (Tiga puluh dua juta lima ratus ribu rupiah);
  4. konsumsi rapat = Rp17.800.000,00 (Tujuh belas juta delapan ratus ribu rupiah);
  5. Perjalanan dinas dalam negeri = Rp235.000.000,00 (Dua ratus tiga puluh lima juta rupiah);
  6. Biaya operasional kendaraan dinas = Rp300.000.000,00 (Tiga ratus juta rupiah).
  • Melalui Penyedia :

Judul Kegiatan : Operasional  dan Peningkatan Sarana dan Prasarana Kantor

Nama Paket Kegiatan : Pembelian Lemari Arsip

Total pagu : Rp185.000.000,00 (Seratus delapan puluh lima juta rupiah)

‘3. PAKET PENGADAAN MELALUI PENYEDIA

a. Paket kegiatan yang membutuhkan penyedia dalam pelaksanaannya diumumkan pada bagian Penyedia yang di pihak Ketiga kan.
b. Paket-paket dimaksud adalah paket yang nilainya diatas Rp50 juta untuk Barang, Konstruksi, dan Jasa Lainnya.
c. Paket konsultansi yang diumumkan di bagian penyedia adalah dengan nilai pagu setiap paketnya di atas Rp10 juta.
d. Termasuk paket pengadaan Barang, Konstruksi dan Jasa Lainnya yang menggunakan SPK walaupun nilainya dibawah Rp50 Juta.
e. Paket-paket pekerjaan untuk sewa hotel dengan nilai sampai dengan Rp50 juta rupiah cukup digabungkan dalam Kegiatan Swakelola. Sedangkan untuk paket sewa hotel dengan nilail diatas Rp50 juta dikeluarkan dari Kegiatan Swakelola dan diumumkan pada bagian penyedia.

Contoh paket pekerjaan yang diumumkan pada bagian Penyedia:

1) Judul Kegiatan: Peningkatan Lingkungan dan Bangunan Kantor
Nama Paket Pekerjaan: Pembangunan saluran drainase kantor
Total pagu anggaran Rp35.000.000,00;
(pelaksanaan paket pekerjaan ini menggunakan SPK).

2) Judul Kegiatan: Operasional rutin kantor
Nama Paket Pekerjaan: Pengadaan ATK rutin kantor
Total pagu anggaran Rp150.000.000,00
(pelaksanaan paket pekerjaan ini menggunakan SPK dan metoda Pengadaan Langsung).

3) Judul Kegiatan: Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Kabupaten
Nama Paket Pekerjaan : Pembangunan Jalan Lingkungan Sesi I
Total pagu anggaran Rp2.150.000.000,00 (Dua miliar seratur lima puluh juta rupiah)
(pelaksanaan paket pekerjaan ini menggunakan Kontrak dan metoda Pemilihan Langsung).

4) Judul Kegiatan: Seminar Nasional Peningkatan Penanggulangan Narkoba
Nama Paket Pekerjaan: Sewa hotel tempat pelaksanaan Seminar
Total pagu anggaran Rp300.000.000,00 (Tiga ratus juta rupiah)
(pelaksanaan paket pekerjaan ini menggunakan kontrak dan metoda Penunjukkan Langsung).


Artikel Terkait